Aku punya mimpi suatu hari nanti aku memiliki sebuah taman bacaan yang kuberi nama "Anugerah Terindah".
Sesuai namanya karena Allah telah memberi anugerah terindah selama hidupku yakni "empat bintangku" yang sangat aku cintai.
Aku ingin pula menjadi donasi tetap untuk anak yatim meski bukan berupa uang dalam jumlah yang besar, namun berupa buku-buku yang kupunya maupun aku dapat dari teman2 sesama penulis.
Kapan ya cita-citaku ini terlaksana?
Ya Allah, hanya atas kuasa-Mu mimpi ini dapat terwujud. Amin.
welcome 2012
Rabu, 06 Februari 2013
Rabu, 02 Januari 2013
what should i do? welcome 2013
31 Des 2012.....
Di penghujung tahun ini....diantara riuhnya sorak-sorai jutaan manusia, diantara meriahnya pesta kembang api.....aku terdiam, termenung dalam kesendirian.
Di penghujung tahun ini....diantara riuhnya sorak-sorai jutaan manusia, diantara meriahnya pesta kembang api.....aku terdiam, termenung dalam kesendirian.
Bukan, bukan karena aku nggak suka pesta, bukan karena aku nggak suka kembang api......aku bahkan sangat hobi dengan yang namanya pesta kembang api, kapanpun, dimanapun, pada moment apapun.
Tapi malam ini, aku hanya mencoba merenungi, mengurai kembali semua yang aku alami bukan hanya di tahun 2012 tapi juga di tahun yang lain. Tentang kebahagiaan, kesedihan, tawa, tangis, keberhasilan, senyum, keterpurukan, trauma, kebangkitan, tentang angan, mimpi.....hingga ketika aku membenamkan mimpi2 indah itu saat diri ini tak lagi sanggup bertahan.....saat aku kehilangan keberanian untuk bermimpi, saat diri ini menjadi begitu pengecut yang takut bermimpi begitu tinggi dan terjatuh.....lalu sakit....
Meski selamanya semua itu takkan pernah hilang di benakku, takkan pernah kubuang dengan segala keangkuhanku, menepis semua egoku.....namun takkaan kubiarkan mimpi buruk itu menghalangi langkahku...tentang angan, mimpi, cita2.....yang ingin kuraih di tahun 2013.
Ya, Allah....aku hanya ingin diri ini bisa melangkah lebih baik, menjalani hidup lebih ihklas dan tak terpuruk lagi. Tuntun aku dijalanMu agar aku senantiasa lurus melangkah, agar aku bisa tersenyum lagi menatap mentari pagi yang selalu hadir awali langkahku.
Segala RidhoMu agar aku bisa berkarya dan berkarya lebih baik, lebih indah tanpa kenal lelah dan putus asa....agar aku bisa menggapai mimpiku.....
Jadikan aku istri yang lebih baik....anak yang mebanggakan bagi ayah-ibu tercinta. Di tahun 2013 ini aku hanya ingin mimpiku menjadi nyata dan aku bisa membuat bangga ayah, ibu, yayah dan empat bintangku-nun jauh di sana.
Ya, Allah....aku belajar, aku berusaha, aku berdoa......semuanya kuserahkan padaMu. Ya Allah aku tahu di saat yang tepat Kau akan pertemukan aku dengan keempat bintangku, karena aku tahu Allah sayang padaku. Amin.
Minggu, 18 November 2012
Happy birthday mom...
my best mom, there's no reason to forget you.
Please forgive I can't be a best daughter for you. I say nothing to you,
but you're still here so deep in my heart. whoever can't change you in
my heart, my mind...every hour...every minutes...just you. I love you
so much, forever....event you can't meet me, you can't hear me....I
just wanna say " HAPPY BIRTHDAY TO MY BEST MOM. I WISH ONE DAY I COME TO
YOU WITH MY BEST HUSBAND AND I WILL MAKE YOU & MY BEST DAD BE
HAPPY. MAY GOD HEAR & BLESS US" I LOVE YOU....I MISS YOU SO
MUCH....SORRY, IF I MAKE YOU VERY SAD, MAKE YOU CRY.....AND I PROMISE I
WILL MAKE YOU SMILE....AMIN
23 Okt 2012
My best husband, my hero
Sabtu,
08 September 2012. Pk 19.00 Malang.
Dear Diary,
Hari ini terlalu indah buat aku.
Tadi sebelum kuliah jam kedua Yayah datang ke kampusku. Ada sesuatu yang dia
bawa untukku. Bukan coklat seperti biasanya, tetapi sebuah laptop lengkap
dengan tas dan asesorisnya. Warnanya putih, cantik sekali. Kata Yayah laptop
ini untuk memudahkanku dalam kuliah dan menulis. Alhamdullilah! Aku seneng
banget Diary, bukan karena apa yang dia berikan, tetapi ketulusan dan dukungan
penuh yang selalu Yayah berikan untukku. There’s no reason to leave him...to
forget him...
Diary, malam ini kita ngobrol
sebentar aja ya? Aku capek dan ngantuk banget setelah bekerja dari pagi hingga
siang terus kuliah dari siang sampe sore. Met malem sahabatku....
Rabu, 12 September 2012. Pk 21.00
Malang.
Diary sayang, tiba-tiba aja aku
kangen dengan curhatku ke kamu tentang semua rasaku pada yayah. Maka aku buka
kembali lembar demi lembar halamanmu, kubuka lagi ingatanku pada semua kejadian
pahit, manis, sedih dan tawa saat aku pedekate bersama yayah hingga akhirnya
mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupku.
Diary, kamu masih inget nggak disaat
semua orang mencibir sinis ketika tahu aku menjalin hubungan dengan yayah? Apa
kata mereka? Aku perempuan bodoh yang mau ditipu cowok kampungan, cowok miskin
dan rendah, nggak selevel denganku bla
bla bla...
Diary, hanya kamu yang tahu apa yang
aku rasa. Karena hanya kamulah satu-satunya yang kuceritakan tentang apa yang
telah diberikan yayah padaku yang mungkin takkan bisa aku balas hingga akhir
hayatku. Disaat semua orang mentertawakan dan menghinaku, yayah selalu
membelaku menepis semua omong kosong yang tertuju padaku. Yayah selalu ada
disaat aku menangis karena dicemooh dan disakiti. Saat aku terpuruk, frustasi
dan trauma atas luka masa lalu yang teramat dalam yayah membangkitkan semangat
hidupku, tak henti-hentinya memberi support untukku. Yayah yang menuntunku
kembali ke Jalan Allah yang telah lama aku tinggalkan.
Diary, masih ingat nggak saat aku
cerita ke kamu betapa bahagianya aku ketika
yayah memperlakukan aku bagai seorang perempuan yang mulia, seperti
seorang putri yang suci dan sangat melindungiku. Bahkan saat itu aku menangis
dan malu karena aku sadar betapa hinanya aku dan nggak pantas mendapat
perlakuan bagai seorang Ratu. Yayah telah mengangkat derajat dan harga diriku,
memuliakan hidupku yang dulu porak-poranda nggak tentu arah dan selalu menjadi
bahan cibiran orang-orang di sekitarku.
Diary, saat aku membuat sebuah
keputusan terbesar dalam hidupku dan ketika tak seorangpun meyakini apa yang
aku putuskan. Aku menikah dengan laki-laki yang telah membuka mataku, yang
menunjukkan bahwa dunia begitu indah.
Jumat,
28 September 2012. Pk 23.00 Malang.
Dear
Diary....
Sebagai
seorang suami Yayah mengajarkanku banyak hal yang sebelumnya sempat membuatku
tertekan. Namun kini aku mengerti mengapa seorang wanita harus menjaga
kehormatan diri dan suaminya. Yayah bahkan mendukungku untuk menempuh
pendidikan S1, selalu mendukung hobby menulisku. Yayah selalu menghiburku jika
aku sedih saat tulisanku tidak bisa dimuat di media yang aku tuju. Dia selalu
menyemangati aku agar tetap menulis dan menulis. Yayah mengajarkan aku hidup
dalam kesederhanaan dan ikhlas menerima apapun yang diberikan Allah padaku.
Diary,
Yayah telah mengajarkan padaku untuk selalu bersyukur apapun yang aku terima
dari Allah walaupun sebuah cobaan karena selalu ada hikmah dari setiap cobaan
yang aku hadapi.
Diary, rasanya nggak ada yang pantas bagiku untuk
meninggalkannya seperti yang orang lain katakan padaku. Biarlah, hanya aku dan
kamu yang tahu mengapa aku sangat beruntung memiliki Yayah dan mengapa aku
menganggap Yayah sebagai seorang pahlawan yang telah menyelamatkan hidupku.
Karena selama ini hanya kamu sahabat terbaikku. Walaupun sekarang kamu bukan
sebuah buku lagi, tetapi berupa dokumen yang aku simpan rapi dalam laptopku
kamu tetap satu-satunya sahabat terbaikku yang selalu menginspirasi setiap
langkahku dalam menjalani hidup dan menggapai cita-cita dan mimpi indahku.
Terima kasih Diaryku.
Sabtu, 17 November 2012
Titip rindu buat ayah tercinta
My best dad.....
Apa khabar ayahku?
Maafkan anakmu ini yang nggak pernah mengabarimu, nggak pernah menelfonmu.
Anak yang selalu membuat pikiran Ayah nggak tenang memikirkan aku di rantau. Ayahku sayang, begitu banyak air mata yang telah kau keluarkan untukku, anak kesayanganmu yang sejujurnya nggak pantas dikatakan sebagai "anak emas". Begitu dalam luka yang telah kutorehkan di hatimu hingga membuatmu jatuh sakit dan terbaring lemah tak berdaya. Semua itu karena aku, anak kesayanganmu.
Ayahku tercinta, seperti itulah hidup yang aku jalani. Kisah hidupku yang perih tak hanya melukaiku, tetapi juga buah hatiku, Ibuku, Ayahku dan keluargaku. Aku juga ingin seperti orang lain bahagia dalam membangun rumah tangganya, namun kenyataan itu telah membuka mataku, hidup tak selalu berjalan indah seperti mimipi kita.
Ayah, tak ada yang bisa kuungkapkan betapa besar cinta dan dalam rindu ini bersemayam di hatiku untukmu. Meski tak ada yang tahu dan menganggapku hanya doa yang bisa aku panjatkan setiap saat untukmu, juga untuk Ibu.
Tunggu aku Ayahku, di saat itu aku akan datang selesaikan semuanya, datang padamu menumpahkan segala rindu yang selama ini kupendam, membuatmu tersenyum dan bahagia.
Tunggu aku Ayah.......agar Ayah tahu betapa aku mencintai dan merindukanmu.....di sini, di rantau ini dan betapa ingin aku bisa membuatmu kembali tersenyum dan bahagia saat aku bisa kembali membuatmu bangga memiliki anak kesayangan "aku" seperti dulu. Amin.
I LOVE YOU. MISS YOU SO MUCH. PLEASE WAIT FOR ME, I WILL COME TO YOU MAKE YOU SMILE AND HAPPY. DON'T CRY MY BEST FATHER.....
Jumat, 16 November 2012
Empat bintang
Empat bintang dalam hidupku, yang selalu menghiasi perjalanan hatiku mengarung hidup, menyeka air mata, menghias bibir ini dengan senyum, mengurai tawa.....menggiringku pada cerita "dunia ini indah."
Bintangku yang pertama, Trisha aku memanggilnya Icha. Dia adalah Sweet Dear bagiku. Bintangku yang sejak lahir selalu tersenyum manis kepada siapa saja yang ditemui dan menyapanya. Bahkan ketika bayi, saat dia bangun tidurpun dia selalu tersenyum.Indah sekali menatap wajah manisnya yang selalu menebar senyum. Icha yang berperasaan sangat halus, sabar ketika melerai adik-adiknya berebut mainan atau apa saja yang membuat mereka bertengkar. Dia cahaya bagiku dalam kegelapan. Icha yang sangat mengerti dan memerhatikanku bahkan dia sangat tahu jika aku menangis meski dalam hatiku yang terdalam. Icha selalu menemaniku saat aku berbaring sakit dan mengambilkan obat untukku. Ketika dia sakitpun aku menemaninya berbaring seminggu di rumah sakit. Bintangku kini telah remaja, dia nggak lagi suka warna pink. Lewat telepon dia katakan sekarang suka warna biru. Icha berhasil masuk sekolah unggulan di sana. Aku bahagia meski luka itu tetap ada, saat aku kehilangan bintangku yang selalu menerangi kesenyapanku. Yang selalu membuatku lupa pada kegelisahanku dengan seuntai senyum manis dari bibirnya.
Bintangku yang kedua. Chintya aku memanggilnya Tia. Dia adalah Princess bagiku. Bintangku yang sangat ekspresif dan enerjik dalam setiap tingkah lakunya. Dia begitu menggemaskan hingga aku selalu tersenyum atau tertawa melihat tingkah polahnya. Tia yang suka meledak-ledak tapi dia begitu sayang dan tak sanggup berpisah dengan Icha dan Adit. Kulitnya putih mulus tanpa ada bercak sedikitpun, mungkin karena ketika mengandung di sekujur tubuhku timbul bercak hitam bahkan hingga kini bercak itu masih membekas namun ajaibnya Tia lahir dengan kulit halus seputih kapas hingga semua orang memanggilnya "turis" bahkan rambutnya berwarna kekuningan. Tia yang selalu memberi kejutan-kejutan lucu, unik, selalu membuatku bahagia, menghiburku. Tia yang cantik, yang selalu berebut dengan Icha ketika aku meminta tolong mengambilkan popok untuk Adit. Bidadari kecilku kini telah duduk di kelas 3 SD. Tia semakin pintar dan menggemaskan. Sayang, aku tetap harus menahan luka ini karena akupun kehilangan bintangku yang kedua.
Bintangku yang ketiga. Aditya aku memanggilnya Adit. Dia adalah Arjunaku. Bintangku yang sangat pintar dan lucu juga paling usil diantara semua bintang yang aku miliki. Di usianya 2,5 tahun Adit sudah terbiasa menggoda kakak-kakaknya dengan tingkah polahnya yang jail bahkan hingga Icha dan Tia lari bersembunyi di belakangku. Adit sangat manja padaku melebihi kemanjaan Icha dan Tia. Dia nggak bisa tidur tanpa pelukanku. Tutur katanya halus, cara makannya bersih tanpa tercecer namun jika ada yang mengusik dia akan berubah galak bagaikan jagoan cilik. Aku selalu tertawa melihat kelucuannya. Mungkin karena jarak kelahiran yang dekat Tia dan Adit seringkali berebut aku gendong, ya mereka masih sering iri satu sama lain seolah tak mau berbagi hingga lambat laun aku berhasil menanamkan indahnya berbagi diantara bintang-bintangku yang penuh cahaya ini. Kini, aku kesepian tanpa bisa memeluknya, Arjunaku sudah sekolah di kelas 1 SD.
Bintangku yang keempat. Aku tak sempat memberinya nama, aku bahkan tak tahu wajahnya. Yang aku mimpikan dia seperti Adit yang seharusnya juga menjadi Arjunaku. Dosa besar yang terpaksa aku lakukan yang mungkin membuat Tuhan sangat murka padaku, aku menggugurkan janinku saat keadaanku terpuruk dan aku tak sanggup melanjutkan kehamilanku yang baru berumur 1 Minggu di saat hidupku terguncang dan nyaris kehilangan kesadaranku. Aku terjerembab dalam trauma yang begitu hebat saat aku kehilangan tiga bintangku yang sangat aku sayang dan selalu menjadi cahaya hidupku. Tak ada lagi yang bisa membuatku tersenyum bagiku hidup tak lagi indah.
Empat bintangku, yang hingga kini aku tak tahu sebesar dan setinggi apa mereka? Akankan Tuhan mengijinkan kami bertemu dan bersama lagi? Akankah Tuhan mengampuni dosa besarku dan mengembalikan bintangku yang keempat dalam rahimku kini?
Kini, keadaanku jauh lebih baik, meski belum pulih benar dari trauma masa silam itu. Dan luka itu tak pernah sanggup kusembuhkan tanpa keempat bintang yang selalu mengisi relung hatiku paling dalam. Allah, tolong kembalikan keempat bintangku yang aku beri nama "Anugerah Terindah" yang pernah kudapat dari-Mu.
Rabu, 14 November 2012
No one but you
nobody know how I love both of you. My tears ain't enough to show how I apologize for my mistake. I make you sad, I make you cry. Event I know you love me so much, I can't make you happy until now. Trust me one day I wish make you smile. Please wait for me, I will come to you. I wanna be your daughter like before.
nobody know how I wanna meet you, to hold you cause I miss you so much.
MY BEST MOM & MY BEST DAD......MY SWEET CHILDREN...Please forgive for all I've done to you
I AM SURE, ONE DAY YOU WILL KNOW HOW MUCH I LOVE ALL OF YOU
nobody know how I wanna meet you, to hold you cause I miss you so much.
MY BEST MOM & MY BEST DAD......MY SWEET CHILDREN...Please forgive for all I've done to you
I AM SURE, ONE DAY YOU WILL KNOW HOW MUCH I LOVE ALL OF YOU
Langganan:
Komentar (Atom)